BULLETIN OSIS

Agustus

Pada perayaan kemerdekaan Indonesia yang ke 73, tepatnya pada tanggal 20 Agustus 2018, anggota pengurus OSIS mengadakan berbagai rangkaian acara yakni berupa upacara dan perlombaan. Upacara berjalan dengan baik dan rapih. Petugas upacaranya sendiri adalah siswa-siswi dari berbagai kelas Lalu,. Ibu Rugun selaku kepala sekolah SMAK Penabur Summarecon Bekasi juga membina upacaranya secara langsung. Tim Paskibraka SMA juga melaksanakan tugasnya dengan sangat baik. Para petugasnya juga berpenampilan dengan sangat rapih, dilengkapi seragam dan sepatu pantofel hitam.

Perlombaannya seperti, Tarik tambang, oper belut, makan kerupuk, balap karung, missing lyrics, dan balap kelereng. Kegiatan dilaksanakan di aula lantai 4. OSIS juga menyediakan cinema room untuk siswa-siswi yang tidak mengikuti perlombaan. OSIS menyediakan beberapa film seperti Pengabdi Setan, Dilan dan masih banyak lagi. Acara berlangsung dari pukul 12.00 WIB sampai pukul 15.20 WIB. Acara berlangsung cukup baik namun ada beberapa hal harus di evelauasi. Kurangnya keikutsertaan siswa dalam perlombaan dan estimasi waktu pelaksanaannya kurang baik. Ini hanya gambaran besar dari berbagai rangkaian acara kemerdekaan kita. Semoga dengan terlaksananya acara ini kita semua sebagai siswa – siswa Penabur bisa ikut merasakan perjuangan para pahlawan kita dan menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air. KERJA KITA, PRESTASI BANGSA!!

 

September

Haloo, teman teman pembaca, pada 5 September 2018 kemaren, kami siswa kelas 11 SMAK Penabur Summarecon Bekasi mengikuti acara Bina Iman yang dilaksanakan di Grand Zuri Cipanas, bersama SMAK Penabur Kota Jababeka. Sekolah kami bergabung dengan sekolah SMAK Penabur Kota Jababeka karena sekolah SMAK Penabur Kota Jababeka masih pada angkatan yang pertama. Kami mengikuti kegiatan bina iman selama 3 hari. Dihari pertama yang menjadi pengurus dan pelaksana acara bina iman adalah kami siswa siswa SMAK Penabur Summarecon Bekasi. Hari pertama kita melakukan serangkaian kegiatan berupa seminar dan group activity.  Sedangkan hari kedua dipanitiai oleh siswa siwi SMAK Penabur Kota Jababeka. Semuanya berjalan dengan baik dan lancer. Pada bina iman kali ini kami mengambil tema MOANA dan berfokus pada satu tema besar yaitu obedience (ketaatan). Kami belajar untuk bersikap taat walaupun tidak ada yang mengawasi kita.  Kami juga diajak untuk membuat sebuah video berdurasi satu menit tentang ketaan pada berbagai subjek. Salah satunya kebersihan dan ketaatan lalu lintas. Kami berhasil mendapatakan pelajaran serta pengalaman baru di bina iman kali ini. Kami juga menambah banyak teman baru dari SMAK Penabur Kota Jababeka. Ini pengalaman bina iman kita. Bagaimana dengan bina iman sekolahmu?

Oktober

Halo teman-teman, kembali lagi di bulletin ASB. Pada edisi bulletin hari ini, kami akan membahas tentang salah satu budaya negara kita yang tentunya kita kenal dengan baik, yaitu batik. Bagi teman-teman yang belum tahu, tanggal 2 Oktober 2018 lalu, kita memperingati Hari Batik Nasional. Biasanya, kita merayakan Hari Batik Nasional dengan memakai baju bermotif batik ke sekolah atau ke tempat kita bekerja. Sebenarnya, awal mula dirayakannya Hari Batik ini adalah ketika UNESCO meresmikan batik secara internasional pada tanggal 2 Oktober 2009. Keren, ya. Ternyata budaya tradisional kita telah diakui secara internasional.

Batik itu sendiri memiliki corak yang sangat beragam. Untuk sekedar informasi, terdapat total 5.849 jenis motif batik di Indonesia. Kenapa motif batik bisa sebanyak itu? Alasannya singkat saja, karena Indonesia adalah negara yang sangat luas. Banyak daerah di Indonesia yang membuat pola batik daerahnya masing-masing. Berikut adalah beberapa contoh motif batik yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi kalian, contohnya; Batik Pekalongan, Solo, Madura, Cirebon, Keraton (Yogyakarta), Banten, dll. Cara pembuatan batik juga tidak sesusah yang kalian pikir kok… ada yang membuat motif batik dengan menggunakan lilin, ada juga yang pake kuas, dan juga ada yang tinggal cap.

Mari teman-teman kita menghargai kebudayaan negara kita. Bule aja bangga pake batik, masa kita engga? Ayo sama-sama kita melestarikan budaya Indonesia dengan cara memakai batik asli Indonesia. CINTAILAH PRODUK-PRODUK INDONESIA!!!