NIKMATNYA MENJADI TAAT

Tak jarang kita berkomitmen untuk taat, tapi tak jarang pula kita melanggar apa yang menjadi komitmen yang telah kita buat. Makna paling sederhana dari komitmen adalah janji. Kita sering kali berjanji untuk menjadi orang yang taat. Apakah kita sudah konsisten dengan dengan komitmen kita?

Komitmen adalah perjanjian (keterikatan) untuk melakukan sesuatu, komitmen artinya berkelanjutan dan terus menerus. Komitmen juga harus dibangun dengan kasih yang tulus dan tidak berpura-pura.

Demikian juga dengn komitmen kita untuk taat kepada Tuhan. Memiliki komitmen untuk taat kepada Tuhan berarti kita percaya pada setiap rencana Tuhan dalam hidup kita. Bahwa Tuhan pasti mempunyai rencana yang baik dalam hidup kita.

Daniel adalah salah satu tokoh Alkitab yang mempunyai komitmen untuk taat. Daniel terus menjaga diri supaya tidak melanggar perintah Allah dengan tidak memakan makanan dari raja. (Daniel 1:1-21). Dia berkomiten untuk taat meskipun bisa saja dia kehilangan nyawanya. Namun dengan ketaatanya, Daniel mendapatkan kasih karunia, penyertaan, dan berkat dari Tuhan. Komitmennya tidak berubah meskipun situasi di sekitarnya berubah. Daniel dimampukan untuk tetap mengasihi Allah melalui ketaatanya meskipun dalam tekanan.

Seperti Daniel, kita juga diajak berkomitmen untuk menjadi taat. Mengapa kita harus menjadi taat? Karena kita memiliki status sebagai anak-anak Allah,  anak-anak yang taat kepada Allah. Anak-anak yang mengambil keputusan untuk menjadi taat. Seperti dalam Mazmur 119:32Aku akan mengikuti petunjuk perintah-perintah-Mu, sebab Engkau melapangkan hatiku.” Tuhan pasti menolong kita. Asalkan kita serius dan fokus pada komitmen kita untuk menjadi taat. Komitmen kita adalah wujud syukur kita dan bukti cinta kasih kita kepada Allah.

Bagaimana, nikmat bukan menjadi taat? Mari kita berkomitmen menjadi taat. Karena kita sangat mengasihi Allah dan yang lebih penting adalah Allah telah terlebih dahulu mengasihi kita. Tuhan pasti menolong dan menyertai kita. Selalu bersemangatlah untuk berkomitmen taat pada Allah. Tuhan Yesus memberkati. “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”  (Filipi 4:13).  YN