Pembagian Saka Pramuka di ASB

Di tahun ajaran yang baru ini, tepatnya pada tahun ajaran 2017/2018 SMAK PENABUR Summarecon Bekasi  mengalami pembaharuan di salah satu ekstrakurikulernya yaitu ekstrakurikuler wajib Pramuka. Sesuai peraturan baru yang ditetapkan oleh pemerintah tentang pembagian saka pada Pramuka membuat seluruh PENABUR mengadakan pembagian saka sesuai dengan yang ditetapkan oleh PENABUR pusat.  Dari sekian banyak saka yang ada, SMAK PENABUR Summarecon Bekasi menetapkan 5 saka utama sebagai pilihan yaitu  Taruna Bumi, Bhakti Husada, Pustaka, Bhayangkara, dan Pandu Wisata.

Dengan adanya pembagian saka-saka tersebut, siswa-siswi SMAK PENABUR Summarecon Bekasi  memiliki kesempatan untuk memilih saka yang sesuai dengan bidang yang mereka minati. Diharapkan dengan sistem yang baru dapat memberikan dampak yang baik untuk kemajuan Pramuka di SMAK PENABUR Summarecon Bekasi.

Setiap saka memiliki kegiatan yang berbeda-beda. Sebagai contoh, Saka Taruna Bumi melakukan hal-hal yang berhubungan dengan alam agar siswa mengenal dan menambah kepeduliannya terhadap alam agar tetap terjaga dan asri. Saka Bhayangkara melakukan hal-hal berhubungan dengan bela Negara seperti melatih ketrampilan baris-berbaris yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Saka Pustaka melakukan hal-hal yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan dan membaca untuk meningkatkan minat baca siswa-siswi karena buku adalah jendela dunia dan sumber ilmu sehingga dengan adanya Saka Pustaka, keberadaan buku tidak dilupakan seiring dengan perkembangan teknologi. Saka Bhakti Husada adalah saka yang cukup berperan penting karena siswa dapat menambah wawasannya tentang kesadaran akan kesehatan dan tentunya akan menjadi dampak bagi orang lain. Serta Saka Pandu Wisata yang tidak kalah penting karena masyarakat beranggapan bahwa pramuka hanya berhubungan dengan alam tetapi dalam Saka Pandu Wisata, pramuka membantu siswa meningkatkan ketrampilannya dalam bidang seni misalnya seni tarik suara.

Dengan adanya perubahan sistem kepramukaan di SMAK PENABUR Summarecon Bekasi , salah satu dari ambalan berpendapat, bahwa kegiatan pramuka menjadi lebih aktif dan siswa terlihat sangat antusias. Hal tersebut juga membuat siswa dapat menambah wawasannya pada tiap saka yang tentunya tidak dengan paksaan karena mereka memilih sesuai dengan bidang yang mereka minati. Begitulah pendapat dari Michael Jireh, salah satu ambalan pramuka. Tentu hal tersebut merupakan perubahan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, pramuka bersifat pasif.

“Dengan adanya pembagian saka. Pramuka menjadi lebih bervariasi serta banyak pengetahuan-pengetahuan baru yang masuk. Meskipun di tahun pertama ini masih banyak hal-hal yang membingungkan tetapi diharapkan siswa-siswi dapat beradaptasi dengan baik serta pada periode selanjutnya, siswa-siswi dapat memilih saka yang berbeda sehingga dapat menambah pengetahuan dan pengalaman yang berguna untuk masa depan pada setiap saka”, ungkap kakak Tya, salah satu Pembina pramuka SMAK PENABUR Summarecon Bekasi.

 

Josephine Maria (XI MIPA 2), Syabella Triana (XI MIPA 1), Marcella Theodora (XI MIPA 1)