SELAMAT BERJUANG ASB1

Tidak terasa 3 tahun sudah berlalu sejak MOPDB  12 Juli 2013. Kalau diingat-ingat, dulu kami masih mengenakan seragam yang berbeda, tubuh kami yang masih kecil-kecil untuk ukuran SMA, wajah kami yang masih ingusan dan tawa kami yang masih kekanak-kanakan. Kami, yang katanya angkatan pertama SMAK PENABUR Summarecon Bekasi, belajar di gedung SDK PENABUR Agus Salim dengan gedung dan semua fasilitasnya yang baru namun terbatas, termasuk gurunya. Maklum, izin sekolah yang susah didapat, mengharuskan kami “numpang.”

3 tahun diwarnai dengan suka, duka, canda tawa, kecewa, tangis hingga kemenangan. Belajar dengan guru, ikut organisasi, asiknya ekskul, capeknya remedial, pulang sore, tidur di kelas, begadang buat UTS UAS, tidak terasa sampai juga harus ngerasain beberapa bulan try out, belajar, pelajaran tambahan hingga akhirnya US dan UN.

Dulu, rasanya kami sering mengeluh, “lama banget ya, pingin cepet-cepet lulus.” Dan hari ini kami tinggal menghitung hari menuju wisuda. Sekarang yang muncul jadi, “astaga, gak kerasa cepet banget ya.”

Bercerita soal perpisahan, kemarin, tepatnya 12-14 April 2016 kami #ASB1 melangsungkan ROADTRIP kami. Setelah berbulan-bulan sibuk cari tiket, kumpulin duit, bahkan perjuangan ini juga harus diwarnai dengan berantem, salah paham, sindiran, apalagi roadtrip ini disiapkan selama kami harus fokus dengan try out dan US UN kami. Tapi kami jadi belajar banyak hal, kami jadi makin kenal teman-teman kami, kami jadi mau melayani, berbagi waktu, berdiskusi dan menghargai pendapat yang lain.

Kami mengadakan road trip kami ke Malang. Kami mengunjungi Jatim Park 2 dengan wahana yang asik dan hewan-hewan langka. Kemudian kami harus bangun tengah malam dan langsung menuju indahnya kawasan Gunung Bromo. Dinginnya pagi hari pegunungan menghiasi perjalanan kami. Kami juga diajak ke BNS yang cukup terkenal di sana, kami bisa berteriak seru dalam wahananya, juga makan bersama hingga larut malam. Di hari terakhir kami memanjakan lidah dengan ice cream dan bakso khas Malang juga sedikit ilmu baru dari museum Tempoe Doeloe.

Bagian terpentingnya, beberapa menit terakhir perjalanan kami menuju Bandara Djuanda Surabaya, beberapa dari kami menyampaikan kesan pesan kami sebagai Angkatan Perdana. Pak Valian bilang, ini bukan akhir dari perjalanan kami, justru awal dari perjalanan . Beliau sangat berharap dapat membaca di Koran atau melihat di majalah, nama kami yang disebut-sebut sebagai orang hebat yang punya pengaruh buat sesama kami. Ms Sita juga berpesan buat beberapa dari kami yang suka kabur ke toilet saat pelajaran agar gak suka kabur-kabur lagi dan tetap jadi mahasiswa yang berkualitas nantinya.

1460980220232

“Kalian semua baik, tapi banyakan jahatnya.” Kata Albatros. Membuat suasana jadi ringan. “Banyak kubunya, tapi antar kubu masih bisa berkomunikasi. Kerennya disitu.” Puji Aldio. “Bersyukur banget bisa bareng kalian.” Seru Agape. “Maaf ya kalau gue cuek.” Kata Taufan. “Jangan lupa undang gue jadi MC.” Surya membuat tawa kecil di dalam Bus. “Jangan lupain gue ya.” Polosnya Angela bikin ngakak satu bus. “Gue makasih banget buat kerja sama panitia, gak gampang loh bikin kita bisa jalan-jalan gini, ada banyak seleknya.” Jelas Natalia selaku koordinator. Mikael yang saat itu menjadi MC, akhirnya menutup acara kami dalam doa.

1460980277645 1460980288409

Betul, ini memang akhir dari perjalanan SMA, tapi bukan akhir dari pertemanan. Setelah jadi mahasiswa bahkan masuk dunia kerja, kita masih bisa tetap berkomunikasi, bahkan harus. Nantinya bakal beda-beda dunia kita, ada yang jadi dokter, guru, diplomat, wirausaha, ilmuwan, teknisi, akuntan, psikolog, pengacara, dll. Perbedaan ini yang membuat kita nantinya akan saling membutuhkan dan saling melengkapi. Tetap bawa PENABUR di ingatan kalian, selalu ingat juga Angkatan Pertama. Selamat berjuang  ya, teman-teman. #ASB1

Florentina Elviani